4 Kebohongan Tentang Sains Yang Sudah Terlanjur Dipercaya

Posted on

Langsung saja kita bahas berikut adalah kebohongan sains yang sudah dipercaya banyak orang.

1. Walrus Tasmania. Tadinya “hewan” ini dipakai sebagai bahan lelucon April Fools’ Day di tahun 1984, ketika Orlando Sentinel mengarang cerita tentang keberadaan “Tasmanian mock walrus”, lengkap disertai dengan foto bergambartikus tanpa kulit (seperti terlihat pada gambar). 

Dalam penelitian tersebut, binatang sepanjang empat inci (sepuluh sentimeter) tersebut merepresentasikan seekor walrus yang mendengkur seperti kucing, dan penurut seperti hamster.

2. Jejak BigFoot. Dengan maraknya penemuan jejak kaki manusia beberapa minggu belakangan ini, kita jadi semakin ragu tentang kebenaran temuan-temuan jejak kaki manusia Bigfoot. Para ilmuwan sepakat bahwa tidak mungkin ada binatang berkaki dua dengan tubuh raksasa berjalan dengan santai diantara turis dan binatang-binatang liar lainnya di tempat-tempat umum. 

Dulu, pada tahun 1920, sebuah temuan yang memperlihatkan jejak kaki Bigfoot dalam jumlah banyak terdapat di Northwest. Rant Mullens, sang penemu, mengatakan bahwa ia akan membantu pencarian wujud asli Bigfoot tersebut.

Pada foto sebelah kiri, seorang anak kecil di tahun 1975 terlihat sedang memegang sebuah plaster yang diduga adalah sebuah jejak kaki Sasquatch yang ditemukan di Puyallup, Washington DC.

3. Patung Raksasa Cardiff.  Di tahun 1869 sebuah penemuan oleh seorang petani dan pembuat rokok membuat heboh dunia. Fosil manusia batu sepanjang tiga meter dengan berat 1.360 kilogram ditemukan terkubur di Cardiff, New York. Ternyata, fosil manusia raksasa tersebut hanyalah patung biasa buatan manusia.

4. Foto Cumi-cumi Raksasa.  Pada bulan Januari 2014 media pernah digemparkan oleh sebuah foto seekor cumi-cumi raksasa sepanjang 49 meter. Setelah diusut kebenarannya, ternyata cumi tersebut aslinya hanya berukuran sepanjang 12 meter. Foto yang beredar luas di internet adalah foto yang telah diedit dan diperbesar.

Gravatar Image
Game is a life