4 Mitos Tentang Otak Yang Sempat Diajarkan Di Sekolah

Posted on

Otak adalah organ tubuh yang berfungsi buat menyerap semua informasi yang kita terima sehari-hari. Tapi sayangnya, justru kita enggak tahu cukup informasi tentang otak. Sekalinya tahu pun, informasi itu cuma mitos yang enggak terbukti kebenarannya.

Seperti pada saat kalian masih sekolah pasti pernah diajarkan tentang fungsi otak dan hal lain sebagainnya. Termasuk 4 mitos tentang otak yang selama ini kita tahu dan ternyata cuma hoax berikut ini.

1. Musik klasik bisa membuat tambah pintar. Negara Bagian Georgia di AS mendistribusikan CD musik klasik ke keluarga yang baru punya anak di tahun 1998, lengkap dengan pesan yang berharap kalau bayi mereka bisa menikmatinya dan tumbuh lebih pintar.

Anggapan kalau musik klasik bisa bikin tambah pintar ini lebih dikenal sebagai “Efek Mozart” dan dimulai dari penelitian tahun 1993 di University of California yang menunjukkan kalau 36 mahasiswa dapat nilai IQ lebih tinggi setelah mendengarkan musik Mozart. Tapi penelitian yang dilakukan setelahnya enggak ada yang bisa mengulang hasil yang sama, tuh.

2. Sel otak berhenti tumbuh setelah dewasa. Selama 130 tahun, peneliti gagal mengidentifikasi pertumbuhan sel otak baru pada orang dewasa. Sampai akhirnya di tahun 1998, tim peneliti Swedia menunjukkan kalau sel baru pada orang dewasa terbentuk di hippocampus, struktur yang terlibat dalam menyimpan memori.

Tahun 2014, tim dari Karolinska Institute di Swedia mengukur jejak carbon-14 dalam DNA buat menghitung umur sel, dan mengonfirmasi kalau striatum?bagian yang terlibat dalam kontrol motorik dan kognitif?juga memproduksi neuron baru sepanjang hidup manusia. Jadi meski otak kita enggak berisi sel yang terus-menerus bereplika, mereka tetap beregenerasi.

3. Otak perempuan dan pria berbeda.  Ada sedikit perbedaan anatomi antara otak cowok dan cewek. Hippocampus yang berhubungan dengan memori umumnya lebih besar ukurannya pada otak cewek.

Sementara amygdala yang berhubungan dengan emosi lebih besar ukurannya pada otak cowok. Tapi cara berpikir cewek yang beda sama cowok lebih berhubungan sama budaya dibanding biologis otak.

4. Jangan sekaligus belajar banyak Bahasa. Kita yang pengin belajar dua atau lebih bahasa dalam waktu bersamaan seringkali takut kalau malah jadi bingung dan hasilnya enggak maksimal. Kabar baiknya adalah, ketakutan kita ini enggak terbukti kok. Kita yang belajar bahasa Inggris barengan sama bahasa Prancis, tetap bisa menguasai keduanya dengan sama baiknya.

Mitos ini berkembang karena pemikiran kalau ada bagian otak berbeda yang berlomba buat mencari sumber bahasa, bikin kita jadi enggak fokus sama bahasa yang satu dan melupakan bahasa yang lain.

Gravatar Image
Game is a life