Ini Dia Fakta Menjijikkan Tentang Mulut Manusia Yang Jarang Diketahui

Posted on

Di antara sekian banyak bagian tubuh manusia, tidak ada yang lebih dibutuhkan, ‘dipamerkan’, sekaligus dianggap menjijikan selain mulut manusia. Jadi, sebenarnya misteri apakah yang menyelimuti gigi, gusi, ludah, dan lidah manusia yang membuat penasaran?

Berikut ini adalah fakta menjijikkan tentang mulut manusia, harus tahu nih gaes.

1. Lidah, Gabungan Empat Otot.  Otot adalah organ berdaging yang bertugas menggerakan kerangka kita yang lunglai. Otot hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran. Secara khusus, lidah merupakan salah satu yang paling kompleks dan unik pada tubuh.

Lidah sebenarnya terdiri dari empat otot berbeda, masing-masing bertugas melakukan satu tindakan. Kombinasi 4 otot ini menghasilkan begitu banyak gerakan rumit yang diperlukan untuk berbicara, makan, dan menelan. Lidah membentuk dasar bagi praktik fonetik, pengulangan bahasa, dan gerakan-gerakan unik lain yang dipelajari seseorang melalui latihan.

2. Ludah adalah darah yang ditapis.  Produksi ludah berlangsung tanpa sadar dan dengan sendirinya. Kita mengetahui bahwa ada beberapa jenis makanan tertentu dapat merangsang bertambahnya ludah kita. Tapi, terbuat dari apakah ludah itu? Jawabannya tidak terlalu rumit. Ludah terbuat dari cairan tubuh yang paling hakiki, yaitu darah.

Ketika darah mengalir masuk ke beberapa kelenjar yang terletak di beberapa bagian berbeda di belakang wajah, plasma darah kemudian ditapis (filter) dan diubah menjadi darah. Proses ini dilakukan menggunakan sel-sel khusus yang terletak dalam kelenjar ludah kita yang bertugas menyerap kembali beberapa unsur plasma sambil membantu unsur-unsur lain sisanya berubah menjadi produk akhir, yaitu ludah.

3. Lidah dilapisi ribuan bahkan milyaran bintik.  Lidah manusia dilapisi ribuan bintik pengecap. Secara rata-rata, seorang dewasa memiliki lebih dari 10.000 bintik pengecap melapisi permukaan atas lidahnya. Secara mikroskopis, bintik-bintik ini lebih mirip seperti jamur dengan ujung-ujung syaraf mengumpul di puncaknya.

Dengan berjalannya waktu, ujung-ujung syaraf ini mati dan orang menjadi kurang peka dengan rasa. Hal ini menjelaskan mengapa orang lebih tua menurun selera makannya dan anak kecil bisa sangat menikmati rasa manis — yang biasa saja bagi mereka yang sudah berumur.

Gravatar Image
Game is a life