Inilah 2 Kasus Penculikan Manusia Yang Pernah Dilakukan Oleh Alien, Gak Diduga

Posted on

Di segala penjuru dunia ini banyak pengakuan penculikan oleh alien, tapi sebaiknya ditelisik secara cermat. Beberapa di antaranya terdengar lebih mengerikan dan dapat dipercaya dibandingkan yang lainnya. Tapi kisah mereka tak banyak ingin diketahui publik.

Alasannya bisa bermacam-macam, misalnya karena orang-orang yang terlibat amat menyadari betapa kisruhnya kisah mereka sehingga sengaja tidak mau menarik perhatian.

Berikut ini adalah 2 kisah penculikan manusia oleh alien.

1. Diculik Alien Pembangun Konstruksi Piramida. “Sharon” adalah seorang ibu muda bagi dua anak dari Yorkshire. Ia sebenarnya tidak tertarik dengan UFO, tapi pernah mengalami beberapa kejadian tak biasa semisal hilangnya waktu dan sejumlah jejas tak biasa pada tubuhnya.

Ia memutuskan untuk mengikuti hipnosis guna mencari sebab perasaan cemas dalam dirinya. Saat berada di bawah hipnosis, ia bercerita pernah diculik, dibawa ke dalam suatu pesawat angkasa, dan mengalami percobaan-percobaan medis yang intens dan invasif. 

Yang lebih aneh lagi, ia ingat berdiri beramai-ramai dengan beberapa orang lain “di atas jalur pijakan” seakan sedang menunggu pengangkutan ke tempat lain. Ia bahkan hingga mengenal salah satu manusia sesama korban penculikan, yaitu seorang pria bernama Nigel.

Mungkin, kisah yang lebih menegangkan adalah suatu penculikan yang terjadi saat ia masih remaja. Ketika sedang merokok di sebuah taman dan jauh dari rumahnya, tiba-tiba ia diangkat dari tanah dan dimasukkan ke dalam pesawat alien yang memiliki “huruf-huruf Mesir” di dindingnya.

Sesudah pemeriksaan, ia dan yang lainnya dinasehati bahwa mereka “harus menghormati Bumi dan jangan mencemarinya.”

Lalu, sosok-sosok itu berbicara tentang perlunya “belajar tentang Piramida.” Menurut Sharon, salah satu penculiknya mengatakan, “Kami yang menempatkan Piramida di sini!”

2. Penculikan Warga, John Day. John Day dulunya adalah seorang yang sama sekali tidak percaya tentang UFO atau alien. Pada Oktober 1974, ia bersama istri dan anak-anaknya sedang mengemudi pulang ke Essex.

Perjalanan pulang ke rumah mereka seharusnya sekitar setengah jam dan diduga tiba di rumah sekitar pukul 21.45 malam. Mereka lalu keluar dari mobil dan mempersiapkan anak-anak pergi tidur.

Setelah itu, John menyadari sudah hampir pukul 01.00, yang berarti mereka melakukan perjalanan selama lebih dari 3 jam. 

Beberapa hari sesudahnya, para anggota keluarga mulai mengalami mimpi-mimpi buruk sedemikian rupa sehingga mereka enggan tidur. John dan istrinya yang bernama Susan terus-menerus merasa bingung dan cemas.

Sesuai usulan suatu kelompok pelaporan UFO setempat, John menghubungi Leonard Wilder, seorang ahli hipnotis yang berpengalaman menangani kasus-kasus hilangnya waktu.

Di bawah hipnosis, John bertutur tentang mengemudikan kendaraan mereka menembus suatu kabut terang yang mendadak turun dari langit.

Suatu cahaya terang menyoroti ladang di dekatnya dan kemudian mengarah ke mobil. Kemudian, mobil itu diangkat ke dalam benda lain yang John sebut sebagai “pesawat angkasa.”

Ingatan John buram bahkan ketika sedang di bawah hipnosis. Ia mengingat adanya suatu “lengan logam” mengayun di atasnya, lalu merasakan sedang ditusuk-tusuk dengan benda tajam.

Ia juga ingat bahwa pesawat angkasa itu memiliki “perabot yang dicetak ke dinding” tanpa sambungan yang terlihat. Ingatan berikutnya adalah ketika ia kemudian mengemudi ke jalur masuk rumah.

Gravatar Image
Game is a life