3 Rumah Paling Kesepian Di Dunia, Kasihan Juga Ya

Posted on

Entah kenapa beberapa orang rupanya merasa muak dengan kehidupan bertetangga dan memutuskan untuk membangun rumah di tempat terpencil yang tidak mungkin ditempati oleh orang lain.

Orang-orang semacam ini membuat kita bertanya-tanya apakah ada yang salah dengan kehidupan sosial kita? Berikut daftar 3 rumah paling kesepian di dunia yang sepertinya tidak ingin hidup bersosial.

1. Rumah keluarga Sizemore, Kanada. Pada tahun 1950-an, keluarga Sizemore sedang mencari tempat untuk menghindari hiruk pikuk kota New York yang sedang giat-giatnya membangun ketika mereka menemukan pulau mini ini. Terletak di muara sungai St. Lawrence antara Ontario dan New York, pulau kecil ini mereka anggap paling sesuai untuk menyepi. 

Mereka kemudian mendirikan sebuah rumah di pulau yang kemudian disebut sebagai ‘Just Room Enough’ ini. Pulau ini memang sangat kecil karena itu halaman rumah tersebut hanya mampu menampung satu set meja kursi dan sebatang pohon.

Ironisnya, tujuan awal pembangunan rumah ini untuk menyepi hingga sekarang tidak tercapai karena rumah ini begitu unik hingga akhirnya ramai dikunjungi wisatawan.

2. Rumah di tengah sungai Drina, Serbia. Rumah di atas telah 9 kali hanyut ditelan banjir, tetapi selalu dibangun lagi oleh seseorang bernama Milija Mandic. Pertama kali dibangun pada tahun 1968 rumah ini telah menyimpan terlalu banyak kenangan indah bagi pria ini sehingga terus dibangunnya lagi. 

Kini, atas saran seorang arsitek, Mandic menghilangkan dua bagian dinding bawah dan membuat konstruksi atap sedemikian rupa sehingga ketika banjir datang, airnya akan bisa melewati bagian dalam rumah tersebut.

Rupanya saran tersebut berhasil, karena hingga kini rumah Mandic tidak pernah lagi hanyut ketika banjir datang. Menurut Mandic, tidak ada seorangpun yang bisa menghentikan banjir karena itu pilihan terbaik adalah mempersilahkan air melewati rumahnya.

3. Katskhi Pillar, Georgia. Dibangun di atas batu gunung setinggi 40 meter, sejak 20 tahun yang lalu rumah ini hanya dihuni oleh satu orang saja. Katskhi Pillar sendiri sudah ada sejak abad ke-7 ketika agama kristen menjadi agama nasional Georgia.

Meskipun ide awalnya adalah menjadikan rumah ini sebagai gereja tetapi jika melihat lokasi bangunan ini rasanya akan sangat sulit untuk mendatangkan jemaat, apalagi tempat ini terletak di tengah hutan.

Karena itulah kemudian tempat ini akhirnya menjadi rumah favorit para pertapa yang ingin menyiksa diri menebus dosa hingga sekarang.

Gravatar Image
Game is a life