suami ini sangat kejam

Suami Gak Punya Hati Nurani, Tega Melakukan Hal Ini Kepada Istrinya Sendiri

Posted on

Muhammad Kholili (MK), 23 tahun, membunuh dan menghabisi istrinya Siti alias Nindy (SA), 21 tahun, dengan sadis di luar nalar sehat.

SA, ibu muda yang telah memiliki satu anak, kelahiran 21 November 1996, berasal dari Pati, Jawa Tengah.

SA dan suaminya, MK tinggal berdua di rumah kontrakan di Dusun Sukamulya, Desa Pinayungan, Teluk Jambe Timur, Karawang.

korban suami kejam

Sementara anak mereka dititipkan ke orangtuanya di Bogor.

MK membunuh istrinya, usai cekcok, lalu memutilasi mayatnya dan membuangnya ke beberapa tempat.

Sebagian potongan tubuh tersisa dibakar pelaku bersama buku nikah serta surat-surat korban.

Dan setelah itu, korban melaporkan telah kehilangan istrinya ke polisi yang menjadi titik awal pengungkapan kasus ini.

suami ini sungguh tega dengan istrinya

Sementara anak mereka dititipkan ke orangtuanya di Bogor.

MK membunuh istrinya, usai cekcok, lalu memutilasi mayatnya dan membuangnya ke beberapa tempat.

Sebagian potongan tubuh tersisa dibakar pelaku bersama buku nikah serta surat-surat korban.

Dan setelah itu, korban melaporkan telah kehilangan istrinya ke polisi yang menjadi titik awal pengungkapan kasus ini.

suami ini kejam sekali

Titik terang identitas korban hanya dari tato bertuliskan Stones di dada dan kupu-kupu di punggung kanan.

Tak lama kemudian, kaki dan kepala korban yang terbungkus plastik hitam ditemukan di hutan dekat Curug Cigentis, Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Karawang. Tepatnya, kaki korban ditemukan di pinggir jurang, sedangkan kepala di pinggir jalan.

Tetangga korban, Waljinah, ketika mendengar dari berita soal ciri-ciri tato pada mayat yang ditemukan di Dusun Ciranggon III RT 011, RW 003, Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, menaruh curiga. Sebab, ia mengenali pakaian dan tato yang dibeberkan polisi.

 

“Saya sering main ke sana, jadi hafal. Terlebih ibunya menelpon ke temen saya, dia (korban) ilang. Tetapi, ketika saya menanyakan ke si Aa (pelaku), katanya korban berangkat kerja mampir ke temannya. Katanya ia kerja sebagai sales di Meikarta,” ucapnya.

istri terrbakar karena suami

Saat polisi masih kesulitan mengungkap kasus ini, ternyata pelaku MK membuat pengaduan sudah kehilangan istrinya SA ke Polres Karawang.

Kapolres Karawang AKBP Hendy Febrianto Kurniawan mengatakan saat membuat laporan kehilangan istrinya, pelaku memberikan keterangan berbeda dengan fakta di lapangan.

“Karenanya kami melakukan pendalaman. Setelah diselidiki, pelaku tidak dapat beralibi dan mengakui perbuatannya,” ucapnya.

Ia mengatakan penyidik menggunakan metode ketting beweijz untuk mengungkap kasus mutilasi SA oleh suaminya.

“Pembuktiannya harus jeli karena menyusun rangkaian petunjuk, agarmatch dengan persangkaan pelaku,” ujar Hendy di sela olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di sebuah kontrakan nomor 41 Dusun Sukamulya, RT 005, RW 002 Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, Rabu (13/12/2017).

Faktor ekonomi dijadikan alasan oleh MK (23) untuk menghabisi nyawa istrinya, SA.

Hendy mengatakan, motif pelaku menghabisi korban karena sakit hati dengan berbagai permintaan yang tidak mampu dipenuhinya.

“Korban bahkan sempat pamit dan mengutarakan ingin pisah. Berangkat dari situlah pelaku sakit hati,” kata.

Tetangga korban, Waljinah, mengatakan, keduanya dikenal baik. Namun, keduanya kerap cekcok.

“Dia (korban) sempat ngomong ingin membeli mobil,” katanya.

Warga sempat menyoraki MK (23), yang tega membunuh dan memotong beberapa bagian tubuh istrinya, SA, saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu (13/12/2017).

Warga yang penasaran memenuhi lokasi olah TKP, sebuah kontrakan nomor 41, Dusun Sukamulya, RT 005, RW 002 Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur. Saat polisi membawa pelaku menuju TKP lainnya, mayarakat yang kesal langsung menyoraki.

“Astaghfirullah tega,” seru warga.

sungguh suami kejam

 

Bahkan, tak sedikit warga yang memfoto TKP dan mempostingnya di jejaring sosial Facebook. Ada juga yang melakukan siaran langsung.

Ketua RT 005 Yuyun Yuningsih mengungkapkan, sudah lima bulan suami istri tersebut mengontrak di lokasi kejadian. Saat mengetahui SA menjadi korban mutilasi, ia mengaku kaget.

“Saya baru tahu, tadi ada yang menelpon,” ungkapnya.

Dikutip dari medan.tribunnews.com

Berikut Video Kronologinya

Gravatar Image
Berusaha. Semua pasti akan terwujud.