Seksi

Wanita Cantik Ini Diceraikan Karena Kerap Meminta Jatah Suami Setiap 2 JAM !!!

Posted on

TAK sanggup lagi memuaskan hasrat istrinya, Donwori, 36, memilih untuk menceraikan, istrinya, Sephia, 45. Selain karena sering loyo hingga akhirnya minum obat penguat, Donwori mengaku mulai kesal karena Sephia suka mengancam bakal akan berselingkuh.

Wow

Usai menservis istrinya bukan ketenangan yang didapat. Sebaliknya, justru rasa takut dan berimbas pada pertengkaran.

Hampir tiga tahun menikah, hati Donwori selalu miris dan kesal lantaran istrinya selalu mengancam akan selingkuh.

Hot

“Istri saya itu tidak pernah puas. 30 menit minta lagi, 30 menit minta lagi. Begitu selanjutnya sampai pagi,” kata Donwori di sela-sela talak cerainya di Pengadilan Agama (PA), klas 1A Surabaya, Rabu (29/6).

Donwori memaklumi kalau istrinya tergolong wanita hiperseks. Hal itu diketahui dari penyebab perceraian kelima suami sebelumnya.

Seksi

Faktor penyebabnya hampir sama, Sephia hiperseks dan selingkuh. Donwori sebagai suami keenamnya sebelumnya juga selingkuhan Sephia. Setelah bercerai dengan suami sebelumnya, baru Donwori menikahinya.

Hubungan

Waktu itu, Donwori masih berusia 20 tahunan sehingga kondisi fisiknya masih tahes alias sehat. Donwori juga tidak bekerja sehingga bisa sewaktu-waktu memuaskan hasrat Sephia.

Sebagai suami baru, maka mau tidak mau Donwori harus bekerja sebagai sales. Sementara Sephia yang memang punya kos-kosan banyak tidak begitu menekan Donwori.

Hmm

“Kalau masalah uang tidak ada masalah, ya masalahnya di atas ranjang,” kata Donwori yang bertahun-tahun ikut di rumah Sephia di kawasan Tembok, Blauran, Surabaya.

Kaki

Kondisi fisik Donwori makin lama makin menurun karena dampak obat penguat berpengaruh pada jantungnya. Sephia makin sering protes dan minta berpisah.

Pensil

“Saya sekarang ngekos, sebagai pria saya merasa tidak dihargai dan dihormati karena istri sering ancam selingkuh. Mungkin dia sudah selingkuh,” pungkas dia.

– Dikutip dari jpnn.com

Gravatar Image
Berusaha. Semua pasti akan terwujud.